SANDYAKALA (Bagian 17)
17 Titip Bapak sakit, badannya lemah dan hampir tidak kuat untuk berjalan, juga nafasnya agak sesak. Pada awalnya tidak mau dibawa ke dokter, tapi setelah dirayu dengan berbagai macam cara, Bapak akhirnya mau periksa ke dokter di klinik dengan diantar Pram menggunakan sepeda motor. Dokter mengatakan kalau Bapak kecapekan, perlu banyak istirahat dan ada sedikit gangguan pernafasan. Pihak klinik menyarankan Bapak untuk rawat inap di klinik agar mendapat perawatan yang lebih intensif. Seperti biasanya, Bapak menolak, tapi dengan nasihat dari dokter Fahri yang mengatakan demi kebaikan semuanya, akhirnya Bapak mau juga untuk rawat inap di klinik, tapi dengan dengan mengajukan syarat, kalau tidak mau lama-lama dirawat di klinik. Dokter Fahri tersenyum ketika mendengar persyaratan dari Bapak. “Tidak lama kok Pak Seno, paling sehari atau dua hari,” kata dokter Fahri. Bapak dirawat di klinik. Pram, Khaerani dan Mak Lela bergantian menjaga Bapak di klinik. Malam harinya Khaerani yang me...